Senin, 09 Januari 2012

Mengerikan! Ada Ular Kobra Di Kampus Unsri


                GS. Sejatinya keberadaan hewan di tempat-tempat umum merupakan suatu hal yang biasa.Bahkan di tempat yang mewah dan modern seperti mall pun tak jarang kita malah melihat cicak ataupun kecoa. Namun lain halnya bila hewan yang masuk ke areal tempat umum adalah seekor ular berbisa .Terlebih ular itu adalah ular kobra.

                Jumat (06/01/2012), ditemukan ular kobra yang sedang melintasi kubangan lumpur di sebelah bangunan Student Centre yang tengah dibangun. Kehadiran ular ini pun menakutkan sebagian dari mahasiswa yang melintas, bahkan beberapa orang berteriak. Masalahnya mereka menemui ular kobra, seekor binatang melata yang satu patukannya bisa menyebabkan manusia menemui ajalnya hanya dalam hitungan jam.
“Mati kak.ngeri nian nyingok ulo itu.Men dicetuk ulo kobra pacak mati aku.”kata seorang mahasiswa yang tidak mau disebutkan identitasnya.
             
           Penemuan ular berbahaya ini sebetulnya bisa dimaklumi. Sebab areal Unsri Indralaya yang sangat luas sekitar 700an Ha, membuat tidak semua lahan tergarap. Banyaknya semak belukar di areal Unsri juga menyebabkan seringnya binatang-binatang berkeliaran sehingga cukup mengganggu bagi mahasiswa.
Selain ular kobra, juga pernah ditemukan babi hutan yang berkeliaran di dekat Fakultas FKIP, dan sapi di FE.

                Oleh karena itu, para mahasiswa berharap kepada pihak universitas agar dapat menindaklanjuti masalah ini. Sebab apabila hal ini terus dibiarkan tidak menutup kemungkinan bakal ada korban. Apalagi bila terjadi hal yang tidak diinginkan sulit mencapai rumah sakit. (wht)


(sumber: gelorasriwijaya.com)
Baca Selanjutnya »»  

Sabtu, 07 Januari 2012

Baksos untuk Pendidikan


Indralaya, UKM Pramuka mengadakan bakti sosial di pertigaan simpang Timbangan, Indralaya, (7/1), mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB.

Kegiatan ini adalah salah satu program kerja tahunan Pramuka. “Kegiatan ini merupakan program kerja tiap masa jabatan dengan nama kegiatannya Bulan Bakti Pandega” kata ketua koodinator kegiatan, Dwi Setiawan, FISIP’09.

Beliau juga menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan kepedulian pendidikan ke desa-desa, yang saat ini ditujukan  ke Desa Tanjung Lago, Banyuasin. “Nanti tanggal 16 Januari, kami akan terjun langsung ke desanya, dengan diadakan proses belajar mengajar dan renovasi-renovasi” tutur berliau.
Baca Selanjutnya »»  

Jumat, 06 Januari 2012

Bangunan Rampung, Jalan Unsri Tambah Parah



     GS. Jum’at (6/1) Pembangunan beberapa gedung baru di Unsri sudah memasuki tahap akhir. Dan diprediksikan 2013 gedung-gedung baru unsri tersebut siap digunakan untuk kegiatan civitas. Akan tetapi di beberapa titik banyak sekali jalan-jalan Unsri yang rusak akibat kendaraan truk yang hulu-hilir. Jalanan yang rusak tersebut terdapat pada beberapa titik diantaranya jalan menuju FKM  (Fakultas Kesehatan Masyarakat), jalan menuju rusunawa, jalan menuju student center, dan jalan menuju gerbang belakang. Yang kondisinya amat parah terjadi pada jalan menuju rusunawa yang rusak dan memprihatinkan.
     Jalan yang berlubang besar, berkerikil, bertanah liat dan licin sulit digunakan untuk jalan lintas kendaraan angkutan desa dan umum sehingga mahasiswa yang tinggal di Rusunawa mengambil jalan memutar untuk menuju Rusunawa. Namun sayangnya jalan memutar tersebut juga sudah berlubang dan harushati-hat“ karena sudah banyak lubang yang dapat digenangi air sehingga diperkirakan tidak lama lagi jalan tersebut akan rusak seperti jalan menuju Rusunawa.
     Pihak Rektorat seharusnya lebih peka dan memberikan teguran kepada pihak Kontraktor agar dapat memperbaiki jalan yang banyak berlubang dengan aspal yang kuat dan tidak hanya di timbun dengan tanah liat ataupun semen kerikil biasa, karena ha; tersebut tidak akan tahan lama dan juga cepat rusak. Untuk itu juga perlu dukungan dari mahasiswa agar lebih peka dan mendukung pihak rektorat demi kenyamanan lingkungan jalan raya Unsri.(arif)
Baca Selanjutnya »»  

Selasa, 03 Januari 2012

Seminar Pendidikan Nasional

Baca Selanjutnya »»  

Kerusakan Listrik, Mahasiswi Rusunawa Kerepotan

            GS. Senin (02/01/2012) Malam dini hari Rusunawa gedung B mahasiswi Unsri gelap dikarenakan kerusakan pada kabel listrik. Kepadaman listrik gedung rusun mahasiswi terjadi pada pagi hari. Selain gedung B rusun mahasiswi padam kantin rusunawa pun ikut padam sehingga kantin kesulitan dalam pendinginan bahan makanan. Pihak rektorat bergerak cepat untuk mengatasi masalah ini. Pihak rektorat sedang melakukan pencarian alat dan bahan untuk memperbaiki listrik secepatnya sehingga membutuhkan waktu dalam pengerjaannya.
            Seiring dengan perbaikan listrik Rusunawa mahasiswi-mahasiswi banyak yang duduk di bawah gedung A Mahasiswa yang sedang belajar dan mengerjakan tugas akademik selain itu juga sulit dalam kegiatan sehari-hari seperti charge handphone, charge lampu emergency, dan lain-lain. Elta mahasiswi FKIP BK 09 menuturkanPadamnya lampu terjadi karena kerusakan listrik sehingga susah untuk mahasiswi seperti kami untuk mengerjakan tugas yang sedang menumpuk”. Pungkasnya. (arif)
Baca Selanjutnya »»  

Grand Opening Sriwijaya Book Fair Universitas Sriwijaya



            GS. Senin pagi (02/01), UKM  Wahana Dakwah Islamiyah  (NADWAH) melakukan grand opening Sriwijaya Book Fair yang diadakan di Auditorium Universitas Sriwijaya. Acara ini  merupakan  sebuah acara besar se-Sumatera Selatan yang berupa bazar buku yang beraneka ragam dengan harga murah seperti buku kuliah, novel, religi, dan lain-lain. Tujuan acara ini diadakan agar dapat membantu mahasiswa mencari referensi dan buku untuk menunjang perkuliahan dan pengetahuan mahasiswa dengan harga yang ekonomis.
            Acara ini dimonitori oleh  bagian Event Orginazer Nadwah Taufik yang  bekerja sama dengan pihak Unsri dan Agency Book Yogyakarta yang dikepalai oleh Bapak Yusuf. Ageny Book Yogyakarta sebelumnya pernah melakukan acara serupa di provinsi Nangroe Aceh Darussalam dan Lampung. Dalam Opening Sriwijaya Book Fair Nadwah mengundang pihak rektorat  yang diwakili oleh Bapak Bahar Kasubag Kemahasiswaan, Bapak Drs H Cik Zen Msi Kabiro Administrasi dan Kemahasiswaan, dan Bapak Sarnubi Kasubag MPIK. Ibu Rektor dan Pembantu Rektor III tidak dapat menghadiri karena ada kegiatan di Jakarta serta Pembantu Rektor I tidak dapat hadir karena ada kegiatan di Palembang.
            Grand Opening Sriwijaya Book Fair dibuka secara simbolis dengan ditandai pemotongan pita oleh Bapak Drs H Cik Zen Msi. Bapak Cik Zen menuturkan bahwa pihak rektorat mendukung penuh acara ini.

“ini merupakan acara besar yang diadakan di Universitas Sriwijaya, untuk itu kami sangat mendukung pelaksanaannya karena bermanfaat bagi seluruh kalangan Universitas Sriwijaya, acara ini juga dapata menjadi terobosan terbaru kita”. Tutur beliau.
            Suasana acara tersebut di hari  pertama masih terlihat sepi karena masih memasuki hari tenang dan juga belum tertata rapih. Harga buku berkisar antara Rp 10.000 sampai Rp 100.000. Pihak Agency Yogyakarta menjual 10 juta buku lama dari 300 penerbit. Acara tersebut berlangsung mulai tanggal 2 hingga 7 Januari 2012.
            Salah satu pengunjung, Umi Qona’ah Agroekoteknologi 09 saat kami wawancarai  berkomentar “Acara ini bagus dan juga terbesar se-Sumsel tetapi masih terlihat sepi mungkin kurangnya publikasi  kepada mahasiswa bahwa ada acara bazar buku yang merupakan kebutuhan untuk mahasiswa” ujarnya.(arif)


Galeri foto : Arif Budiman (GS doc)






Baca Selanjutnya »»  

Mahasiswa Keluhkan Keterbatasan Bensin

            GS. Senin (02/01) Kelangkaan Bensin dibeberapa tempat terutama di Inderalaya sudah dirasakan sejak tanggal 21 Desember 2011 lalu. Hal ini sudah banyak dikeluhkan mahasiswa yang tinggal di Inderalaya serta masyarakat sekalipun. Keterbatasan Bensin di Inderalaya dilatarbelakangi macet yang berkepanjangan sewaktu-waktu dan juga penyebrangan pembawa bahan bakar bensin dan solar yang sulit akibat gelombang yang sedang pasang dan iklim yang tidak bersahabat. Untuk medapatkan bensin banyak mahasiswa serta masyarakat yang mengantri dari pagi hari dan membuat barisan hampir lebih dari dua barisan. Selain itu  masalah ini dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai peluang bisnis.
            Banyak masyarakat setempat yang membawa drigen bensin dan dijual eceran dengan harga bervariasi dari harga Rp 5.500 sampai Rp 7000. Untuk kalangan mahasiswa rantau untuk membeli bensin susah karena keuangan yang pas mahasiswa diwajibkan untuk membeli bensin secara penuh sebagai stok agar tidak habis. Selain itu dapat disolusikan untuk mahasiswa dapat berkuliah dengan berjalan kaki, ataupun menggunakan angkutan desa dan bersepeda untuk menghemat pembelian bensin dan juga menyehatkan untuk tubuh dan lingkungan.Sehingga masalah ini dapat teratasi walau dengan kegiatan kecil sekali pun terutama di kalangan mahasiswa.(arif)
Baca Selanjutnya »»