Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 April 2012

Gubernur Sumsel Bagi-Bagi Helm SNI


Gubernur Sumsel bersama Kadishub Kominfo

GS. Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin  didampingi Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishub Kominfo) Sumsel Ir. H. Sarimuda, MT membagikan sebanyak 300 helm SNI pada pengendara motor yang melintas di simpang 4 RK Charitas Palembang pada Selasa, (24/04) pukul 09.00-11.00 WIB.

Acara yang digelar bertepatan dengan Hari Angkutan Nasional tersebut bertujuan untuk gerakan disiplin lalu lintas menggunakan helm SNI dan safety riding. Kadishub Sumsel Ir. H. Sarimuda, MT menjelaskan acara tersebut merupakan ide dari Gubernur Sumsel untuk berdisplin dalam berlalu lintas.

“Diawali di Sumatera Selatan pak gubernur sudah mengajak masyarakatnya untuk berdisiplin lalu lintas agar tidak macet di jalan raya dan untuk mengamankan pihak yang bersangkutan dari benturan” jelas beliau.

Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin sendiri mengungkapkan pembagian helm SNI ini berdasarkan masyarakat yang banyak  menggunakan helm tetapi helm yang dipakai bukan helm standar.

“Kita himbau kepada masyarakat ganti helm tidak standar dengan helm standar, karena ini untuk kepentingan pengendara itu sendiri, untuk kepentingan keluarganya” Tutur beliau.

Masyarakat Palembang yang ikut berpartisipasi dalam acara pembagian helm begitu berantusias, bahkan ada yang sudah menunggu sejak acara belum dimulai. Acara pembagian helm juga dihadiri oleh pemain FTV, Sheza Idris dan Shezy Idris yang ikut memeriahkan acara pembagian helm SNI  gratis. Sheza mengaku bahagia bisa bergabung dengan gubernur sumsel dan kadishub sumsel dalam membagikan helm SNI kepada masyarakat Palembang.

“Seneng banget, apalagi ini acara yang sangat positif banget ya, bersosialisasi sama masyarakat, langsung turun ke jalanan juga. Mungkin bisa dimulai dari Palembang dulu, abis Palembang kita bisa mulai lagi di Jakarta” ujarnya. (dhn)

Baca Selanjutnya »»  

Sabtu, 21 April 2012

Ibu Lasmini, Sosok R.A Kartini


Ibu Lasmini
GS. Tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini dan mengenang jasa-jasa R.A Kartini dalam membela dan memperjuangkan emansipasi wanita. Pada masa kini, banyak dijumpai para wanita yang semangat merefleksikan perjuangan Kartini. Seperti Ibu Lasmini yang menjadi sosok seperti R.A Kartini dalam keluarganya.

Ibu Lasmini adalah seorang petani di Desa Telang I yang telah menekuni pekerjaannya sejak suaminya jatuh sakit. Beliau lahir didesa Telang sejak bermigrasi dari Jawa. Beliau memiliki 3 orang anak, 2 orang putra dan 1 orang putri.

Bu Lasmini bekerja menjadi petani untuk menghidupi keluarganya sehari-hari. Beliau mendapatkan bantuan pupuk dan obat tani subsidi dari pemerintah kota sehingga dana untuk pertaniannya tidak begitu menyulitkan baginya.

Tetapi yang mengecewakan bagi beliau adalah harga jual hasil produksi pertanian ibu Lasmini tidak memuaskan.
“Saya bekerja saja mas karna kalo saya tidak bekerja siapa lagi yang mau kasih makan keluarga kami” tutur Ibu Lasmini saat ditemui GS, Sabtu (21/04) siang.

Namun hal tersebut tidak membuat ibu Lasmini patah semangat. Keadaan keluarga yang menjadi pemicu semangat bekerja Ibu Lasmini. Peran Ibu Lasmini menjadi sosok ayah sekaligus ibu untuk keluarganya. Hasil pertanian yang beliau panen hanya cukup untuk menghidupi keluarganya saja. Sedangkan untuk kedua anaknya yang masih sekolah, beliau mencari uang dari hasil dagang makanan di depan rumahnya sebagai tambahan.

Pernah disaat Ibu Lasmini sakit,  beliau tidak dapat bekerja mencari nafkah. Hal ini membuat keluarganya  untuk berpuasa selama sehari. Akan tetapi beliau tetap sabar dan tabah dalam menjalani kehidupannya. Beliau bersyukur dengan keadaannya sekarang, karena walau kehidupan yang dijalani Ibu Lasmini susah, namun diluar sana masih ada yang lebih susah dari kehidupannya.(arf)
Baca Selanjutnya »»  

Jumat, 20 April 2012

DPMU Adakan Seminar dan Launching Sekolah Legislatif




Peserta  Asal Aceh

GS. Pada Kamis (19/4) kemarin, Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Sriwijaya (DPMU) sukses mengadakan agenda tahunan yaitu Seminar dan Launching Sekolah Legislatif. Sekolah Legislatif merupakan sekolah yang dibuka untuk mahasiswa, terutama mahasiswa Universitas Sriwijaya  dengan tujuan agar pengetahuan tentang legislatif yang berupa ilmu seputar legislatif yang berfungsi mengawasi dan membuat undang-undang dapat diketahui oleh mahasiswa.

Pada acara yang berlangsung di ruang rapat senat Unsri tersebut,  dibuka oleh Bapak Syarif Husein selaku Pembantu Rektor III yang mewakili Ibu Rektor  yang berhalangan hadir karena agenda di luar kota. Dalam sambutannya, beliau mengutarakan dukungan atas terselenggarakannya acara ini.
 “saya sangat mendukung acara sekolah legislatif ini. Semoga dengan adanya acra ini, mampu menambah semangat mahasiswa agar tidak berhenti  belajar hingga akhir hayat”. tutur beliau.

Selain dihadiri oleh mahasiswa Universitas Sriwijaya, acara ini juga dihadiri oleh mahasiswa dari luar daerah, yakni dari Universitas STKIP Bina Bangsa Meulaboh, Aceh.
“Saya ingin menggali ilmu seputar legislatif dan dapat berbagi imu  kepada teman- teman legislatif (DPMU) di kampus saya yang baru berdiri selama dua tahun.” Ungkap Chandra Pratama, salah satu mahasiswa STKIP Bina Bangsa  Meulaboh.
Chandra juga menjelaskan bahwa acara ini merupakan acara yang bagus karena dapat memberikan pengetahuan seputar legislatif dan ia juga merasa senang mengikuti acara ini.

Setelah launching sekolah legislatif dibuka dilanjutkan dengan materi yang diberikan oleh Bapak Agus Sugianto selaku anggota DPRD Ogain Ilir Sumater Selatan. Secara garis besar  materi yang disampaikan mengenai pengenalan seputar legislatif seperti fungsi , tugas , dan kegiatan legislatif di Indonesia. Selain seminar, acra ini juga diiringi dengan diskusi interaktif dan tanya jawab antara peserta dan pemateri.

“Acara ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang seputar legislative” ungkap Tri Suherman Agribisnis 09 selaku ketua pelaksana.(arf)
Baca Selanjutnya »»  

Rabu, 18 April 2012

Sriwijaya Job Fair, Peluang para Pencari Kerja





GS.  Gedung Aula Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya selama dua hari kemarin dipadati oleh ribuan para pencari kerja. Hal ini terlihat saat acara Sriwijaya Job Fair yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 April 2012. Acara tersebut merupakan hasil kerjasama antara jobsDB.com dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sriwijaya.

JobsDB.com juga bekerjasama dengan beberapa universitas lain di Indonesia, diantaranya Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Muhammadiyah Palembang dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Musi Palembang. Dalam Sriwijaya Job Fair kali ini lebih sekitar 30 perusahaan ikut bergabung meramaikan acara. Di antaranya Bank Mandiri, BNI, Sriwijaya TV, Provident Agro, Sinarmas dll.

Menurut Wina, project supervisor dari jobsDB.com acara job fair seperti ini sudah beberapa kali diadakan di Palembang. Tujuannya tidak lain adalah memberikan kesempatan kerja para lulusan SMA/SMK/Sederajat hingga lulusan S1 yang belum mendapat pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran di kota Palembang dan juga perusahaan yang bekerjasama tersebut dapat mendapatkan kandidat tenaga kerja sesuai keinginan.

Acara yang diprediksi mendapat peserta sebanyak 3500 pencari kerja tersebut sepertinya membuat antusias para pencari kerja terutama yang baru menyelesaikan pendidikan sekolah atau kuliah. Niwayan salah satu pencari kerja alumni Fakultas Ekonomi Unsri tahun 2011 mengaku sudah sejak siang hari datang ke lokasi dan membawa CV serta surat lamaran untuk diajukan ke perusahaan pilihnnya. 
“dalam kesempatan ini saya mengajukan lamaran ke beberapa perusahaan seperti Bank Danamon, Bank Mandiri, Sinarmas serta perusahaan lain dengan harapan dapat diterima di salah satu perusahaan tersebut.” ungkap Niwayan.


Sayangnya waktu pelaksanaan acara tersebut terbatas karena HRD hanya memberi  waktu selama dua hari. Niken, salah satu panitia open recuitment dari stan Provident Agro yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan CPO mengaku dengan terbatasnya waktu pelaksanaan, jumlah pelamar selama dua hari ini hanya kurang lebih 200 orang atau belum memenuhi target karena posisi pelamar dari jurusan Agroekonomi dan Teknik Sipil masih sangat sedikit padahal posisi pekerjaan dari alumni tersebut cukup banyak dibutuhkan. (Ddk/N.Intan)
Baca Selanjutnya »»  

Senin, 16 April 2012

Part-Time Job UN, Mayoritas Mahasiswa Libur Perkuliahan

GS. Senin ( 16/04) ini merupakan hari pertama  Ujian Nasional (UN ) tingat SMA di seluruh Indnesia. Segala persiapan perangkat ujian dan panitia kegiatan Ujian Nasional sudah tertata rapih sesuai dengan yang direncanakan. Panitia kegiatan Ujian Nasional meliputi salah satunya yaitu pengawas ujian yang mayoritas terdiri dari dosen PTN dan PTS, mereka bertugas dalam mengawasi kegiatan pelaksanaan Ujian Nasional agar tidak terjadi kecurangan. Dosen yang mengambil bagian sebagai pengawas kegiatan UN sendiri tergantung hak sendiri mau mengambil andil atau tidak karena tidak bersifat mengikat.

Di Universitas Sriwijaya sendiri, para dosen banyak yang tidak melakukan kegiatan akademik pada hari ini dikarenakan mendapat  tugas mengawas di-SMU daerah-daerah seperti Muaraenim, Sekayu , dan lainnya. Akan tetapi tidak semua dosen mengambil bagian dalam kegiatan UN dikarenakan ketidaktertarikan serta alasan tertentu. Seperti  Bapak Djak Rahman salah satu dosen Ilmu Tanah Fakultas Pertanian, ia merupakan salah satu dosen yang tidak mengambil bagian pada UN kali ini.

 “Dosen yang ada jam kuliah mengajar seharusnya tidak boleh meninggalkan waktu perkuliahan hanya  untuk mengambil bagian dalam kegiatan UN (Ujian Nasional. red) karena sikap seperti itu menunjukkan sikap yang tidak profesional dalam profesi sebagai kinerja dosen.” tutur beliau.


Selain itu dampak yang ditimbulkan kegiatan UN banyak mahasiswa yang terbengkalai kuliahnya sehingga tugas mengajar dosen tersita waktunya untuk kegiatan ujian nasional sedangkan mahasiswa tidak ada kegiatan kuliah kecuali praktikum untuk ilmu eksak.
“ Banyak mahasiswa yang merasa senang karena tidak ada perkuliahan sehingga bayak meliburkan diri dari perkuliahan dan ada juga yang menyesalkan perkuliahan ditiadakan dikarenakan ujian tengah semester yang ditunda”  ujar Yudi Teknik Mesin 10.(arf)
Baca Selanjutnya »»  

Minggu, 15 April 2012

BEM FT Unsri Selenggarakan Seminar Nasional Energi



GS. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM FT) Unsri menyelenggarakan seminar nasional energi pada Sabtu (14/3). Kegiatan yang bertempat di aula Pascasarjana Unsri ini mengangkat tema “Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Peningkatan Teknologi menuju Indonesia Mandiri Energi”, dengan menghadirkan pembicara dari Kementrian Ristek RI yang diwakili oleh Dr. Agus Rusyana Hoetman (Staf Ahli Menteri Riset dan Teknologi RI), Kementrian ESDM RI yang diwakili oleh Ir. Daru Siswanto (Kepala Bidang Afiliasi dan Informasi LEMIGAS ESDM RI), dan Akademisi Universitas Sriwijaya yang disampaikan Pembantu Rektor III, Dr. Ir. H. Anis Saggaf, MSCE.

Acara ini berlangsung selama 3 Jam dan dibuka oleh PR III Universitas Sriwijaya, Dr. Ir. H. Anis Saggaf, MSCE. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada panitia dan peserta serta harapan kedepan atas terselenggaranya acara tersebut.
“semoga nanti dapat menambah wawasan dalam bidang teknologi dan riset serta peran mahasiswa dapat disosialisasikan.” tutur beliau.


Seminar nasional energy ini merupakan salah satu rangkaian acara dari Engineering Fair 2012 “Dari Mahasiswa Untuk Indonesia”. Selain itu, rangkaian acara lainnya yakni Seminar Nasional Enterpreneurship, Seminar dan Pelatihan Job Interview, Stan & Prototype Competition, Festival Band se-Sumsel, dan Kunjungan kerja ke Kemenristek RI.

Dalam sambutannya, Dwinanda Putra selaku ketua pelaksana acara ini berharap agar dengan diselenggrakannya acara tersebut, mahasiswa dapat berinovasi dan melalui teknologi bisa bersama-sama merubah negara Indonesia menjadi negara yang besar.

Selain seminar nasional energy, dalam acara tersebut diumumkan pemenang lomba esai yang telah diselenggarakan sebelumnya dan juga dibagikan berbagai doorprize kepada peserta seminar.
“acara ini berlangsung dengan sangat menarik dan sukses, tentunya dengan diselenggaraknnya acara ini dapat menambah wawasan kita di bidang energy dan kita dapat mengetahui perkembangan isu nasional tentang energy yang terjadi di Indonesia.” ujar Bobby Redian (FT), salah satu peserta seminar nasional energy.(dei)
Baca Selanjutnya »»  

Kamis, 05 April 2012

Aksi Pencurian di Musholla Pertanian, Kerugian ditaksir lebih dari Jutaan Rupiah


GS-Kamis (5/4/), fakultas Pertanian dikejutkan dengan aksi pencurian kembali. Kali ini aksi pencurian terjadi pada waktu Dzuhur ketika mahasiswa sedang sholat di musholla Ulil Albab Pertanian. Tas salah satu mahasiswa yang berinisial ES hilang pada waktu shalat. Berdasarkan keterangan saksi, diduga pelaku sudah mengincar tas ES dan disadari tas ES telah hilang pada pukul 14.00 WIB.

“saya dapat informasi dari rekan Badan Eksekutif Mahasiswa yang di telepon pegawai SPBU palem raya menemukan barang-barang berupa buku dan Al-Quran di daerah dekat simpang pom bensin yang katanya milik barang saya” ujar ES.

Barang yang di ambil pelaku berupa tas, laptop, 2 buah handphone, serta uang 300.000 rupiah sehingga ditaksir mencapai kerugian jutaan rupiah. Aksi pencurian di musholla bukan hal pertama kalinya. Pada dua tahun lalu tas mahasiswa juga diobrak-abrik pencuri yang mengambil dompet salah satu mahasiswa.
Rizki aet 09 salah satu rekan korban mengimbau kepada teman mahasiswa agar dari kejadian ini  dapat memberi pelajaran bagi mahasiswa untuk lebih waspada kembali terhadap barang-barang berharga agar tidak mengundang pencurian .(arf)
Baca Selanjutnya »»  

Galeri Foto Aksi Mahasiswa Unsri Tolak Kenaikan BBM

GS. Berikut adalah foto-foto aksi mahasiswa Universitas Sriwijaya bersama mahasiswa dari berbagai universitas lainnya yang berada di Sumatera Selatan menolak kenaikan harga BBM pada Kamis, 29 Maret 2012 yang lalu di depan gedung DPRD Sumatera Selatan.

Foto by. Teddy GS





















Baca Selanjutnya »»  

Kurangnya Penjagaan Keamanan Kampus PGSD UNSRI Palembang



GS. Aksi Pencurian kendaraan bermotor kian marak terjadi di Universitas Sriwijaya, bukan hanya di kampus Indralaya tapi juga kerap terjadi di kampus Palembang. Pada Senin (26/3) yang lalu sekitar pukul 14.00, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Prodi PGSD dikejutkan dengan hilangnya motor Jupiter MX dengan nomor polisi BG 4133 ZE milik Pak Sis seorang guru kualifikasi prodi pendidikan jasmani dan olah raga.

 “motor saya parkir di halaman depan kampus seperti biasa, usai kuliah begitu terkejutnya melihat motor tidak ada di tempat saya memarkirkannya, motor saya kunci stang tapi tidak ditambah dengan kunci pengaman seperti gembok” ungkap Pak Sis.

Kelalaian korban tidak menambahkan kunci pengaman menjadi salah satu faktor penyebab kejadian tersebut, tapi tidak dapat dipungkiri kurangnya pengamanan di kampus fakultas kegurun ilmu pendidikan prodi PGSD memang dirasa kurang maksimal. Terdapat pos pengamanan yang terletak di halaman depan, akan tetapi tidak ada seorang pun berseragam layaknya satpam menjaga keamanan di lingkungan kampus. Orang luar selain civitas akademika dengan bebas keluar masuk wilayah dalam kampus. Kurangnya penjagaan seperti ini yang mengakibatkan kejadian yang tidak diinginkan seperti yang dialami Pak Sis terjadi. Setelah kejadian ini tak sedikit mahasiswa ketakutan memakirkan kendaraanya di halaman depan kampus, pihak kampus hendaknya menindaklanjuti dan mengantisispasi kejadian seperti ini agar tidak terulang lagi. (tdy)
Baca Selanjutnya »»  

Minggu, 01 April 2012

April Mob?


GS. 1 April banyak di kenal dengan hari April Mob atau Fool’s Day yaitu hari dimana orang dapat melakukan lelucon dan kebohongan kepada kerabat dekat sebagai tanda jahil dan kesenangan saja. Kegiatan April Mob dapat dicontohkan seperti seseorang menyatakan cinta kepada seorang wanita bila di tolak mengucapkan “april mob” sebagai tanda bahwa wanita terseubt sedang dikerjai.

Hari April Mob masih berada dalam pro dan kontra karena sejarahnya belum jelas. Dalam salah satu situs rumahabi.com menjelaskan tradisi April Mop atau April Fools Day telah di kenal di negeri Perancis pada tahun 1582, pada pemerintahan Raja Charles IX. Kejadian ini bermula di saat Paus Gregory XIII melakukan modifikasi terhadap penanggalan, yakni semula 1 tahun adalah 10 bulan, diubah olehnya menjadi 12 bulan hingga seperti sekarang.

Akan tetapi dalam situs muslim  tradisi April Mop bermula dari pembantaian kaum Muslim Granada di Spanyol oleh pasukan Spanyol. Saat itu Granada merupakan daerah terakhir di Spanyol yang di taklukan oleh pasukannya. Setelah seluruh Granada terkepung dan di duduki, sipil Muslim bertahan dan bersembunyi di rumah mereka masing-masing. Kemudian tentara mengumumkan bahwa mereka akan membiarkan seluruh Muslim Granada keluar dari Spanyol dengan menaiki kapal-kapal yang telah mereka siapkan di pelabuhan.
Sejarah yang lansirkan menjadi polemik sampai sekarang karena tidak ada data-data yang akurat dalam asal usul hari april mob. Mengenai April Mob dalam sudut pandang mahasiswa menurut Didi Falenas mahasiswa FKIP 10 mengutarakan ketidaksetujuannya mengenai april mob.

 “Saya tidak setuju karena
adanya april mop, karena ketaulah april mop atau april fool's day adalah hari dimana umat muslim di spanyol ditipu dan dibantai.” tuturnya. Sedangkan menurut Rey Simamora AET 09 mengatakan “saya suka april mob”
Dalam sudut pandang yang diutarakan April Mob menjadi pro dan kontra di kalangan mahasiswa karena ada yang menafsirkan sebagai kesenangan dari kejahilan saja dan ada juga menafsirkan sebagai hari yang tidak ada manfaatnya terutama mahasiswa muslim.(kenzo)

Baca Selanjutnya »»  

Rabu, 28 Maret 2012

Pendaftaran Legalisir untuk Sertifikasi, para Guru padati FKIP


            GS. Selasa (27/3), Gedung dekanat FKIP Unsri di padati oleh para Guru. Sejak Senin (26/3) yang lalu para Guru yang berasal dari Sumatera Selatan ini sudah mengantri pendaftaran untuk melegalisir surat sertifikasi mereka. Guru-guru yang mendaftar berasal dari berbagai daerah Se-Sumsel dan Guru-guru tersebut dari berbagai tingkatan, mulai dari Guru SD, SMP hingga SMA/SMK.
Galeri Foto by. Anna GS. doc











Baca Selanjutnya »»  

Kamis, 22 Maret 2012

Jasa Pos Indonesia Kurang Diminati Mahasiswa



GS. Kamis (22/03) - Pos Indonesia yang berada di perpustakaan Universitas Sriwijaya begitu kurang diminati mahasiswa karena hal ini dipengaruhi oleh  kemajuan teknologi yang makin berkembang.
     Pengiriman surat dan pengiriman uang melalui weselpos begitu menurun drastis tiap tahunnya karena teknologi SMS, Email, ATM, dan lain-lain lebih praktis serta lebih hemat waktu pengiriman dan penerimaan, dibandingkan weselpos dalam transaksi pengiriman uang yang relatif lama prosesnya serta lama pengirimannya dan surat sebagai alat komunikasi tulis yang menggunakan perangko untuk syarat pengiriman pesan.
 “mahasiswa Unsri masih ada yang menggunakan jasa Pos Indonesia untuk pengiriman surat tetapi tetapi jumlahnya sedikit, kebanyakan untuk pengiriman barang yang menggunakan jasa Pos Indonesia. Padahal apabila kita mengirim surat kepada seseorang untuk berkomusikasi lebih ada kesan yang menarik tersendiri”. Ujar Bayu, salah seorang petugas Pos di perpustakaan Unsri Indralaya. (arf)
Baca Selanjutnya »»  

Senin, 19 Maret 2012

Daftar Nama Calon Anggota LPM Gelora Sriwijaya Unsri Angkatan XIX

Berikut adalah daftar calon anggota LPM GS Unsri yang telah lulus dalam proses pemagangan,

1              Abdul Rahma Rianto
2              Adhitama M Rizki
3              Adis Ferosandi
4              Anna Mu’awana
5              Annisa Irindita Pradani
6              Ardian Syaputra
7              Arini Anugrah Putri
8              Aulia Desita
9              Bayu Sahrial
10           Dea Shinta Wulandari
11           Dedek Mareta Setya Budi
12           Dero Prima
14           Dian Puspita Sri
15           Dina Kartika Sari
16           Dita Selvina
17           Dwi Lestari
18           Eliza
19           Fatimah Tuzahra
20           Fenny Mustikasari
21           Fipin Sapriani
22           Hanipah Mawarni
23           Harun Al Rasyid
24           Ian Iswara
25           Imam Rosevelt Dimas
26           Intan Permata
27           Lestari Wahyuni
28           M Aditya Erfiyan Prathama
29           M Hafiz Al Assad
30           M Ridwan
31           M Teddy Febriyanto
32           M Umaruddin
33           Maya Novita Sari
34           Mona Ervita
35           Mutia
36           Nanik Lestari
37           Nur Intan Widdianti
38           Rachmat Quddus
39           Rahmat Hidayat
40           Rasilia Palmi
41           Ria Sundari
42           Rinda Destiana
43           Sepdia Mautia Putri
44           Septi Anggun Maulina Putri
45           Serli Lestari
46           Shinta Puspita Sari
47           Solikha Yulia Rokhman
48           Suci Rosda Mulyani
49           Supriyadi
50           Syarifah Aini
51           Veni Selviyati
52           Vivi Linasli
53           Widya Anggita Putri
54           Zulhakim

Pelantikan akan dilaksanakan pada tanggal 23-25 Maret 2012
Info lengkap dapat dilihat di Bilik Pers Unsri, Gd.Perpustakaan Pusat Lt.1 Unsri Indralaya
Baca Selanjutnya »»  

Jumat, 16 Maret 2012

Eagle Award Metro TV Kunjungi Unsri untuk Kedua Kalinya

            GS, (12-13 Maret) – Untuk kedua kalinya, stasiun Metro TV kembali berkunjung ke Unsri dalam penyelenggaraan film dokumenter Eagle Award. Sebelumnya, tahun 2007 Metro TV pernah mengunjungi ke Unsri dalam rangka pemutaran film dokumenter sekaligus acara talk show. Kedatangan yang kedua kali ini Metro TV berkunjung ke Unsri untuk mengenal lebih dalam tentang perfilman dokumenter, sekaligus belajar membuat film dokumenter kepada mahasiswa dan mahasiswi lainnya. 

Kegiatan ini dilaksanakan 2 hari di gedung Auditorium Unsri Inderalaya. Dari pukul 09.00 hingga 16.30, para mahasiswa dan mahasiswi Unsri maupun luar Unsri disajikan dengan pertunjukan pemutaran film-film dokumenter terbaik dan acara acara talk show di hari pertama. Di hari kedua, para peserta mendapatkan workshop pelatihan pembuatan proposal dokumenter untuk Eagle Awards. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Presenter Metro TV, Pritha Laura sebagai pembawa acara talk show Eagle Award, Gerzon R Ajawaila seorang produser/Sutradara film dokumenter sebagai pembicara.(mona)
Baca Selanjutnya »»  

Kamis, 15 Maret 2012

Penampilan Perdana, Kotaru Memukau Penonton


GS.Komunitas Tari UNSRI (Kotaru) sukses menghibur warga Universitas Sriwijaya pada kamis (15/3) di Gedung Serba Guna Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Dalam acara Open House BEM FKIP UNSRI para penari dari  kotaru mampu memikat hati pengunjung acara tersebut.
“wahh performance yang sangat menakjubkan, padahal ini penampilan perdana dari anak-anak kotaru” ungkap Annissa Pusparini Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris 2011.

Dalam kurun waktu dua minggu kotaru berhasil mempersiapkan pentas perdananya  ini. Tari Saman dari aceh mengawali pementasan. Tarian yang dibawakan oleh 11 penari dengan berkostum hitam putih dan di balut kain di pinggul serta satu orang penyanyi ini terlihat sangat rampak dan rapi, penari Tari Saman menari dengan diiringi lagu yang berasal dari aceh, dan musik tercipta dari alunan suara penari itu sendiri. Feri Gunawan Akuntansi 2010 selaku koreografer dari tarian ini merasa sangat bangga sekali dalam kurun waktu yang singkat mereka mampu membawakannya dengan baik.

Setelah penampilan Tarian dari Aceh, penampilan tari kreasi melayu yang di bawakan oleh 5 orang penari juga tak kalah meriah, dengan berbalut kostum keemasan dan koreografi yang sangat kompak. Gee mahasiswa FISIP 2011 selaku penata kostum dan tata rias mengaku puas dengan penampilan dari para penari dari kotaru. Tidak hanya itu penampilan break dance dari Muhammad Mar`i Dede Putra mahasiswa Fakultas Hukum pun mampu menarik perhatian penonton.

Mahasiswa dari berbagai fakultas memadati GSG. Kostum dari para penari nampaknya menarik perhatian mahasiswa, terlihat banyak mahasiswa yang meminta foto bersama dengan para penari.  dan anak-anak sanggar binaan BEM FKIP ikut meramaikan acara ini. Acara yang meriah ini di hadiri langsung oleh Bapak Prof. Tatang Suhery , M.A., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.(dta)
Baca Selanjutnya »»  

BEM FAKULTAS PERTANIAN GELAR SEMINAR NASIONAL


GS. Kamis (15/3) Fakultas Pertanian gelar seminar nasional dengan tema “ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI PEMBANGUNAN PERTANIAN MENUJU INDONESIA SWASEMBADA PANGAN 2014”. Acara yang berlangsung di Auditorium Unsri Indralaya ini dimulai pada pukul 09.00 WIB yang diawali dengan penampilan dari band peternakan yang membawakan lagu daerah khas Palembang “Ya Saman”.
Seminar Nasional Pertanian  merupakan serangkaian acara dari Pekan Raya Pertanian yang telah diselenggarakan sejak Februari lalu. Rangkaian acara dari pekan raya pertanian tersebut diantaranya futsal, lomba karya tulis SMA Sumsel-Babel, lomba poster, lomba cepat tepat SMA Sumsel-Babel, bazaar, konvoi sepeda, penanaman seribu pohon, dan ditutup dengan seminar nasional pertanian pada hari ini.
Sekitar 250 peserta menghadiri seminar ini. Seminar nasional ini turut menghadirkan wakil Mentri Pertanian Republik Indonesia yaitu DR. Rusman Heriawan selaku pembicara. Selain itu, turut hadir pula Drs. H. Ibnu Multzam yang merupaklan wakil ketua komisi IV DPR RI, Direktur Utama PT PUSRI, dan bupati OKU Timur yang diwakili oleh bapak Tubagus.
Dalam seminar ini, bapak Rusman Heriawan mengatakan bahwa apabila perkembangan penduduk tidak diiringi dengan kemajuan pertanian, maka akan timbul kelaparan di Indonesia. Selain itu, bapak Ibnu Multazam turut mengungkapkan bahwa untuk mewujudkan kedaulatan pangan, harus diciptakan suatu regulasi yang kompherensif yang mengatur, antara lain impor pangan, system regulasi yang kondusif, memaksimalkan keterlibatan pemerintah dan kemjuan pangan.
Eko Dedi Septiaji selaku ketua pelaksana pada seminar pertanian ini mengungkapkan bahwa ia berharap agar mahasiswa pertanian kian mencintai dan memajukan dunia pertanian di Indonesia. Selain itu, tujuan dari diselenggarakannya seminar ini adalah untuk memecahkan masalah yang dibawa oleh wakil mentri untuk disampaikan ke Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.(via)
Baca Selanjutnya »»  

Theatre Gabi 91 Gelar Pentas Seni Bosek’an Musi


GS.  Gelaran pentas seni  akbar Bosek’an Musi yang diadakan Gabi 91 telah sukses dilaksanakan selama dua hari pada 12 Maret – 13 Maret 2012. Bosek’an Musi menceritakan tentang sebuah cerita tradisional musi dimana permainan anak-anak zaman dulu yang menyenangkan. Acara ini menunjukkan nilai moral kepada anak-anak yang telah melupakan permainan-permainan zaman dulu seperti : sumputan , main karet , dan sebagainya karena zaman sekarang anak-anak lebih cenderung bermain dengan teknologi seperti laptop , playstation , dan lainnya.

Gabi 91 bekerjasama dengan tamu undangan UKM Theatre OASE Universitas Negeri Padang dan UKM theatre LARAS Univeristas Lampung dalam pementasan acara ini. Masing-masing tamu undangan memberikan pemetasan yang tidak kalah serunya dipementasan selama dua haru tersebut. Pementasan theater dipadati oleh mahasiswa , siswa SMA , dan anak-anak panti sosial Mawar Putih Inderalaya yang menyaksikan pertunjukan tersebut.

Pembukaan acara disajikan dengan pentas seni tari dari UKM OASE Universitas Negeri Padang dan begitu menghipnotis penonton. Sambutan acara oleh  Bapak Dr.Ir.Anis Saggaff , M.sc  selaku Pembantu Rektor III yang mewakili Ibu Badia yang berhalangan datang dan setelah sambutan diselingi dengan pelantikan anggota Gabi 91 yang baru. Selama acara pementasan berlangsung begitu seru dan mengundang tawa para penonton karena pemeran theater yang lucu dan kocak.

Seiring digelarnya theater Bosek’an Musi  Gabi 91, sekaligus menggalang dana bantuan untuk panti sosial Mawar Putih kepada anak-anak yatim piatu disana. Hal ini dipergegaskan oleh ketua pelaksana Fandri Agroekoteknologi 10 menyatakan “kami melakukan penggalangan dana karena ingin berbagi kepada sesama baik pentas seni maupun uang”.(arf)
Baca Selanjutnya »»  

Road Show Eagle Award 2012 dimata Pemateri

GS. Redaksi Gelora Sriwijaya melakukan beberapa wawancara kepada pemateri mengenai road show Eagle Award 2012 dan berikut wawancara kepada Gerson Ron Ayawaila Dosen Institut Kesenian Jakarta dan Prita Laura News Angker Metro TV.

Gerson Ron Ayawaila
Menurut Bapak Gerson Ron Ayawaila Apa itu Film Dokumenter …..?
Film dokumenter merupakan sebuah cerita visual yang mempresentasikan kehidupan manusia sesuai realita yang berada disekitar kita dan lebih natural serta diberi kemasan yang menarik didalamnya sehingga berbeda dengan reportase yang meliput langsung ditempat.
Mengapa Eagle Award mengadakan Road Show ….?
Kami ingin mencari bakat-bakat mahasiswa universitas sriwijaya dalam membuat proposal film dokumenter dan untuk mengikutsertakannya dalam kompetisi film dokumenter Eagle Award.
Bagaimana menurut pandangan bapak mengenai  mahasiswa yang mngikuti Eagle Award …..?
Mahasiswa disini begitu antusias mengikuti acara ini karena dengan munculnya Eagle Award dapat membangun mahasiswa untuk berkreasi di dunia perfilman karena di Palembang kurang komunikasi dalam acara seperti ini terutama dalam perfilman.
Apa harapan Bapak kepada mahasiswa di Univrsitas Sriwijaya ….?
Harapan saya untuk mahasiswa di Universitas Sriwijaya terus berkreasi dan bangun sosialisasi serta hubungan agar dapat dipahami secara merata.

Prita Laura
Menurut Mbak Bagaimana antusias mahasiswa mengikuti acara ini….?
Saya senang datang dan melihat pemuda – pemuda penerus  bangsa  mahasiswa Palembang disini karena banyak sekali ide-ide serta mahasiswa yang bagus dan peka terhadap lingkungan di sekitar kita.
Mengapa Eagle Award mengangkat tema Indonesia Tangguh….?
Indonesia sekarang banyak sekali bencana alam terjadi seperti gunung meletus , tsunami , banjir , kerusakan alam , dan sebagainya.Indonesia makin maju makin berkembang hal ini membuktikan bahwa di Indonesia terdapat orang-orang tangguh yang dapat keluar dari keterpurukan dan bangun dari keterpurukan itu sendiri.
Harapan mbak kepada mahasiswa Universitas Sriwijaya dalam mengikuti Eagle Award ini….?
Saya berharap agar dapat mencetak sineas film dokumenter muda dari Palembang karena selama ini belum ada finalis dari Palembang itu sendiri.(arf)
Baca Selanjutnya »»  

Road Show Eagle Award 2012 Universitas Sriwijaya Sukses

GS.Badan Eksekutif Mahawasiswa Universistas Sriwijaya bekerjasama dengan Eagle Award pada Senin (12/3) telah mengadakan pelatihan dan workshop tentang kompetisi film dokumenter di ruang seminar rektorat lantai 2 pukul 10.00 Wib sampai dengan selesai.

Acara Eagle Award berlangsung selama dua hari yang dimulai pada hari senin kemarin sebagai pembukaan acara  dan menonoton film dokumenter bersama. Acara berlangsung begitu hikmat banyak peserta yang bertanya seputar film dokenter dan mengulas masalah-masalah di sekitar masyarakat karena sesuai dengan tema yang dibawakan yaitu “Indonesia Tangguh”.

Riki Satria Teknik Mesin 08 selaku ketua pelaksana mendukung penuh acara ini karena dapat membuka pemikiran dan pengetahuan kita tentang dunia broadcasting serta perfilman selain itu juga eagle award mencari generasi muda perfilman dokumenter di Universitas Sriwijaya karena belum ada finalis asal Palembang.

 Aris Setiawan fisip 08 salah satu peserta mengungkapkan banyak nilai positif dari acara tersebut
“acara ini sangat luar biasa karena di dukung adanya kerjasama Eagle Award dengan Metro TV selain itu acara ini dapat menambah wawasan saya sebagai mahasiswa sosial politik universitas sriwijaya agar lebih peka dengan kejadian disekitar kita” pungkasnya.(arf)
Baca Selanjutnya »»  

Selasa, 13 Maret 2012

Transportasi Kereta Kampus Kurang Diminati


GS. Universitas Sriwijaya memiliki kampus di dua wilayah yaitu di kota Palembang dan di Inderalaya. Banyak mahasiswa bertempat tinggal di Palembang yang berkuliah di kampus Inderalaya. Transportasi yang biasa mahasiswa gunakan kebanyakan bus mahasiswa dan bus umum dengan waktu tempuh 1 jam lamanya. Ada juga transportasi alternatif yang bisa digunakan untuk menempuh perjalanan dengan waktu singkat yaitu kereta kampus yang berada di stasiun kertapati Palembang.

Dalam media cetak Gelora Sriwijaya tahun 2008 pernah mengangkat tentang sejarah pembuatan stasiun kereta kampus Unsri. Pembuatan stasiun tersebut adalah salah satu langkah alternatif pihak universitas untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, dimana dulu banyak korban mahasiswa yang mengalami kecelakaan terutama mahasiswa berkendaraan pribadi. Akan tetapi, hingga saat ini kereta kampus masih belum banyak diminati mahasiswa. Hanya jika terjadi kemacetan para mahasiswa memenuhi kereta kampus tersebut.

Hal ini dikarenakan waktu keberangkatan kereta kampus pada pukul 07.30, hal tersebut sering membuat mahasiswa terlambat kereta karena masalah jarak tempuh menuju stasiun kertapati.  Selain itu ada beberapa indikasi lain yang membuat kereta kampus kurang diminati seperti jarak rumah mahasiswa yang jauh dari stasiun, waktu belajar akademik pagi, dan lainnya.
Menurut Fenny salah satu mahasiswa tinggal di Palembang mengatakan “jarak antara rumah dan stasiun jauh sehingga butuh biaya lagi dan juga tidak praktis”.(arf)
Baca Selanjutnya »»