Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Maret 2012

Penampilan Perdana, Kotaru Memukau Penonton


GS.Komunitas Tari UNSRI (Kotaru) sukses menghibur warga Universitas Sriwijaya pada kamis (15/3) di Gedung Serba Guna Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Dalam acara Open House BEM FKIP UNSRI para penari dari  kotaru mampu memikat hati pengunjung acara tersebut.
“wahh performance yang sangat menakjubkan, padahal ini penampilan perdana dari anak-anak kotaru” ungkap Annissa Pusparini Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris 2011.

Dalam kurun waktu dua minggu kotaru berhasil mempersiapkan pentas perdananya  ini. Tari Saman dari aceh mengawali pementasan. Tarian yang dibawakan oleh 11 penari dengan berkostum hitam putih dan di balut kain di pinggul serta satu orang penyanyi ini terlihat sangat rampak dan rapi, penari Tari Saman menari dengan diiringi lagu yang berasal dari aceh, dan musik tercipta dari alunan suara penari itu sendiri. Feri Gunawan Akuntansi 2010 selaku koreografer dari tarian ini merasa sangat bangga sekali dalam kurun waktu yang singkat mereka mampu membawakannya dengan baik.

Setelah penampilan Tarian dari Aceh, penampilan tari kreasi melayu yang di bawakan oleh 5 orang penari juga tak kalah meriah, dengan berbalut kostum keemasan dan koreografi yang sangat kompak. Gee mahasiswa FISIP 2011 selaku penata kostum dan tata rias mengaku puas dengan penampilan dari para penari dari kotaru. Tidak hanya itu penampilan break dance dari Muhammad Mar`i Dede Putra mahasiswa Fakultas Hukum pun mampu menarik perhatian penonton.

Mahasiswa dari berbagai fakultas memadati GSG. Kostum dari para penari nampaknya menarik perhatian mahasiswa, terlihat banyak mahasiswa yang meminta foto bersama dengan para penari.  dan anak-anak sanggar binaan BEM FKIP ikut meramaikan acara ini. Acara yang meriah ini di hadiri langsung oleh Bapak Prof. Tatang Suhery , M.A., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.(dta)
Baca Selanjutnya »»  

Senin, 04 Juli 2011

Arti dan Makna dari Logo Universitas Sriwijaya



Keterangan Lambang
  1. Bunga Melati merupakan bunga suci melambangkan kemurnian, keanggunan, keluhuran, wibawa dan kesetiaan pada cita-cita.  Pada lambang digambarkan lima mahkota bunga (corolla) dengan warna kuning muda.  Lima mahkota bunga melambangkan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia, sedangkan warna kuning muda melambangkan warna Universitas.
  2. Bunga Seruni sebagai lambang yang paling tua ditemukan dalam sejarah Sriwijaya. Pada lambang digambarkan mahkota bunga (corolla) dari bunga yang terpilin (marginal flower), berjumlah 31, berwarna kuning emas yang terpilin. Jumlah 31 melambangkan tanggal lahir Unsri pada tanggal 31 Oktober 1960 dan warna kuning emas melambangkan keagungan Sriwijaya. Mahkota bunga yang terpilin ke kanan yang mengakibatkan ujung kelopaknya mengarah ke kiri dimaksudkan bahwa Universitas ini berjalan seirama dengan perputaran jaman.
  3. Cahaya melambangkan ilmu pengetahuan, yang menerangi jagad, menunjukan bahwa hanya dengan ILMU ketidaktahuan dapat ditiadakan. Ilmu digambarkan dengan cahaya (nur) sebanyak 60 pancaran sinar dengan 10 sinar besar, berarti bulan Oktober 1960.
  4. Kata-kata UNIVERSITAS SRIWIJAYA ditulis dengan huruf putih di atas dasar hitam yang menlingkar di dalam bunga seruni. Hitam melembangkan ketidaktahuan. Dengan adanya cahaya, ketidaktahuan dapat ditiadakan, yang lambangkan dengan huruf putih pada kata-kata UNIVERSITAS SRIWIJAYA menandakan Unsri sebagai gudang ilmu
  5. Motto ILMU ALAT PENGABDIAN ditulis dengan huruf berwarna emas di atas dasar hitam yang terletak dalam selendang dibagian bawah lambang. Motto ini melambangkan bahwa manusia wajib mengabdi kepada Tuhan, negara , bangsa, masyarakat dan keluarga. Pengabdian yang tidak disertai dengan ilmun pengetahuan tidaklah sempurna.
Makna lambang
Unsri sebagai milik bangsa Indonesia yang berfalsafah hidup Pancasila selalu dengan penuh daya dan dinamika meningkatkan ilmu pengetahuan guna memerangi ketidaktahuan yang merupakan penghalang bagi masyarakat bangsa Indonesia untuk mencapai cita-cita masyarakat adil dan makmur serta dalam ridho Tuhan Yang Maha Esa.


sumber : unsri.ac.id
Baca Selanjutnya »»  

Sabtu, 02 Juli 2011

Terbit untuk Mahasiswa

     Berbagai kebutuhan memang selalu membayangi setiap langkah kehidupan manusia. Bagi kalangan akademisi, termasuk mahasiswa, aktualitas informasi merupakan suatu hal yang sangat penting dan menjadi suatu kebutuhan tersendiri, karena wawasan, prestasi, dan bahkan kelangsungan studinya akan terganggu akibat kurangnya informasi yang didapatkan. Untuk itulah, pers kampus tampil sebagai sarana penyampaian informasi dan sarana komunikasi dalam lingkungan kampus yang merupakan jawaban terhadap kekurangan sarana informasi.
     Lembaga Pers Mahasiswa Gelora Sriwijaya (LPM GS) Universitas Sriwijaya, yang secara resmi memulai jejak sejarah panjangnya pada tanggal 19 februari 1993, merupakan suatu organisasi kemahasiswaan di tingkat universitas yang selalu bergerak aktif menjadi salah satu elemen vital penyelenggara pers kampus. Pada awal mula berdirinya, organisasi ini bernama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gelora Sriwijaya, yang diadopsi langsung dari media terbitannya yaitu majalah “Gelora Sriwijaya”, dengan markas redaksi di kampus Unsri Bukit Besar. Seiring dengan pemindahan seluruh aktifitas perkuliahan ke kampus Unsri Indralaya pada tahun 1995, maka basecamp organisasi inipun pindah ke gedung students center kampus Unsri Indralaya.
     Pada masa awal perpindahan ini, banyak terjadi gejolak dari kalangan mahasiswa, yang diakibatkan minimnya fasilitas yang tersedia di kampus Indralaya. Namun, perpindahan kampus yang tidak disertai pemenuhan seluruh fasilitas kampus ini tidak menjadikan organisasi ini serta merta menjadi lesu. Malahan, organisasi ini terus meningkatkan aktifitasnya, yang diakibatkan makin tingginya kebutuhan mahasiswa terhadap informasi baik dari dalam maupun luar kampus, yang ditandai dengan munculnya media informasi lain, selain majalah Gelora Sriwijaya. Hal inilah yang secara tak langsung menyebabkan pergantian nama organisasi ini menjadi UKM Penerbitan Kampus Mahasiswa (UKM PKM) pada tahun 1996. Barulah, pada tanggal 9 desember 2000, organisasi ini bernama Lembaga Pers Mahasiswa Gelora Sriwijaya Universitas Sriwijaya (LPM GS UNSRI).



Baca Selanjutnya »»