Senin, 13 Februari 2012

BEM Unsri Gelar Rapat Kerja 2012

GS. Pada Sabtu, 11 Februari 2012 yang lalu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sriwijaya mengadakan rapat kerja untuk satu tahun ke depan. Rapat kerja ini dilaksanakan dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB yang berlokasi di gedung Rektorat lantai dua Universitas Sriwijaya. Rapat kerja ini khusus dihadiri oleh para anggota BEM beserta mentri-mentri dan para divisinya. Hal ini dikarenakan rapat kerja BEM merupakan rapat internal yang hanya diperuntukkan oleh anggota BEM dalam menyusun rencana dan program kerja satu tahun kedepan.
Rapat kerja yang dipandu oleh Mazwar tersebut dimulai dengan pembukaan, tilawah Al-Qur’an dan kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan yang disampaikan oleh Presiden mahasiswa Daud Zen, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya.
Dalam kata sambutannya, Presma banyak menyampaikan harapan-harapannya. Salah satunya yaitu dalam merancang sebuah program kegitan, setiap anggotanya selalu memberikan gerakan yang dinamis dan tidak terlalu tergesa-gesa. Selain itu, Presma juga mengharapkan agar setiap program kerja yang disampaikan oleh masing-masing mentri haruslah dilakukan pendalaman terlebih dahulu.
Acara selanjutnya diteruskan dengan pembacaan program-program kerja oleh mentri-mentri yang ada di BEM. Masing-masing mentri memberikan program-program kerja dan rencana-rencana kerja yang akan dilaksanakan satu tahun ke depan. Yang berisi seperti agenda-agenda kegiatan, tujuan kegiatan, dana yang dibutuhkan serta penanggungjawab dari kegiatan yang direncanakan.
Agenda acara rapat kerja dilanjutkan dengan pembahasan dan tanya jawab antar mentri terhadap program kerja masing-masing. Setiap program kerja yang dibacakan oleh masing-masing mentri tak lantas diterima untuk selanjutnya dilaksanakan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Karena, seperti yang dikatakan oleh wakil Presiden Mahasiswa Faizal bahwa sebenarnya tidak dibatasi seberapa banyak program kerja yang diajukan. Namun, tetap ada ranah kerja bagi masing-masing mentri. Selain itu program kerja yang diajukan juga melihat pada penitik beratan mana yang lebih diprioritaskan dan mana yang tidak.
Evaluasi terhadap program kerja tahun lalu tak lupa juga dibahas pada rapat kerja ini. Karena, dengan melihat pada kinerja anggota BEM tahun lalu, maka dapat menjadi suatu pelajaran untuk bekerja lebih baik lagi demi terciptanya BEM Unsri yang kian dinamis demi memajukan Universitas Sriwijaya.
Wakil Presiden Mahasiswa juga menyampaikan bahwa meskipun rapat kerja ini hanya dilakukan satu kali dalam setahun, namun tak menutup kemungkinan akan melakukan rapat kerja lagi apabila dirasa perlu untuk membahas kembali atau mereshufle  rencana-rencana kerja bagi tiap mentri.(via)
Baca Selanjutnya »»  

Minggu, 12 Februari 2012

Atap Teras Kantin Dibongkar, Kapasitas Tempat Duduk Berkurang


                GS. Minggu (12/11). Wacana akan dibongkarnya atap teras kantin yang berada di sepanjang Fakultas Teknik dan Fakultas Ekonomi Juli tahun 2011 yang lalu akhirnya dilakukan. Sejak awal perkuliahan semester genap 2012, atap yang biasa menjadi pelindung tempat makan kantin yang berada di sisi luar telah dibongkar oleh pemilinya. Hal ini tentu berdampak bagi kapasitas kantin itu sendiri yang mana pada biasanya jumlah mahasiswa yang berkunjung hingga memenuhi bagian luar kantin.
                Menurut keterangan salah satu pemilik kantin yang namanya tidak ingin disebutkan, pembongkaran tersebut dilakukan pihak kampus dengan alasan agar kantin yang berada di Unsri lebih tertata rapi. Namun ia juga menyesalkan hal tersebut karena pengunjung kantinnya menjadi berkurang, terutama karena faktor tempat makan dibagian luar kantinnya juga ikut dibongkar.
                Pemilik kantin akbar pun menjelaskan demikian, hal ini membuat pengunjungnya berkurang,
“Kalau hujan, diluar g ada tempat berteduhnya mas, jadi pengunjung kantin berkurang,  meja-meja makan yang biasa berada diluar juga terpaksa kami singkirkan agar tidak rusak terkena matahari langsung maupun hujan.” pungkasnya.(hdi)
Baca Selanjutnya »»  

Valentine day , Fact or Infact.....????

            Valentine day sudah tidak asing lagi di telinga kaula muda mudi.Banyak sekali muda  mudi merayakan hari kasih sayang walau tidak seluruhnya.Vanlentine diidentikkan dengan pemberian coklat dan juga pemberian kartu kata-kata ungkapan kasih sayang. Bukan hanya diberikan kepada pacar ataupun kerabat tersayang tetapi dapat juga diberikan kepada orang tua sekalipun.
            Sejarah valentine banyak sekali versi yang diceritakan ada Menurut versi pertama, Kaisar Claudius II yang memerintahkan Kerajaan Roma berang dan memerintahkan agar menangkap dan memenjarakan Santo Valentine karena ia dengan berani menyatakan tuhannya adalah Isa Al-Masih, sembari menolak menyembah tuhan-tuhannya orang Romawi. Orang-orang yang bersimpati pada Santo Valentine lalu menulis surat dan menaruhnya di terali penjaranya. Adapun versi kedua menceritakan, Kaisar Claudius II menganggap tentara muda bujangan lebih tabah dan kuat di dalam medan peperangan daripada orang yang menikah. Sebab itu kaisar lalu melarang para pemuda yang menjadi tentara untuk menikah. Tindakan kaisar ini diam-diam mendapat tentangan dari Santo Valentine dan ia secara diam-diam pula menikahkan banyak pemuda hingga ia ketahuan dan ditangkap. Kaisar Cladius memutuskan hukuman gantung bagi Santo Valentine. Eksekusi dilakukan pada tanggal 14 Februari 269 M.
            Dari versi diatas sudah jelas sekali sejarawan masih bingung untuk menentukan asal usul valentine day terbentuk. Hal ini menandakan hari valentine tidak ada artinya karena tidak jelas asal usulnya sedangkan untuk mengungkapkan rasa kasih sayang dapat dilakukan setiap waktu kepada kerabat dekat dan keluarga. Selain itu menurut pandangan Islam mengharamkan adanya hari kasih sayang karena bukan budaya Islam dan juga berbau unsur memecahkan aqidah agama. Semua orang boleh berpendapat berbeda-beda mengenai hari kasih sayang dan tergantung diri sendiri menafsirkan hari kasih sayang  itu apa...???? (arif )


gambar : google.com
Baca Selanjutnya »»  

REKTOR UNSRI UMUMKAN PEMENANG LOMBA ADMINISTRASI AKADEMIK SE-UNSRI

                GS. Rabu (8/2/2012) Universitas Sriwijaya mengumumkan peraih Sistim Adminisrtasi Akademik terbaik 2011. Pengumuman yang disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Badia Perizade tersebut menempatkan Juara I diraih oleh Program Studi D-3 Akuntansi, Juara II adalah Program S-1 Jurusan Manajemen Pembangunan dan juara III diraih Program S-1 Jurusan Teknik Kimia. Untuk lingkungan Pasca Sarjana, Juara I diraih oleh Prodi S-2 Magister Manajemen dan Juara II adalah Prodi S-3 Lingkungan. Lomba admnistrasi akademik itu sendiri dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Desember 2011 diikuti 45 prodi sebagai peserta. Aspek penilaian meliputi: perencanaan akademik (visi, misi, tujuan, renstra, kurikulum, SAP dan GBPP), administrasi akademik, evaluasi terhadap kinerja dosen, kualitas lulusan (tracer study) dan lain-lain.
                Pada hari tersebut juga diadakan sosialisasi kegiatan yang telah dilakukan Unit Penjaminan Mutu Universitas Sriwijaya oleh Pembantu Rektor I, Prof. Zulkifli Dahlan, dan pencanangan ISO 9001:2008 oleh Pembantu Rektor II, Dra. Kencana Dewi, kepada seluruh peserta yang terdiri dari para Dekan, Pembantu Dekan, Ketua Jurusan dan Ketua Program Studi di lingkungan Universitas Sriwijaya serta acara tersebut juga dihadiri oleh kepala Unit BAUK, BAAK dan BAPSI.
                Rektor Unsri, Prof. Badia Perizade dalam kata sambutannya mengatakan bahwa lomba yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan Unit Penjaminan Mutu Unsri ini adalah merupakan langkah dari perbaikan mutu administrasi akademik pada program studi yang juga dapat dijadikan persiapan awal untuk program studi dalam menghadapi akreditasi dari BAN PT. Pada kesempatan ini juga Rektor Unsri menyematkan pin kepada kepala BAUK, BAAK dan BAPSI sebagai bentuk apresiasi beliau terhadap kinerja ketiga Unit dalam mempersiapkan dokumen ISO 9001:2008. Beliau juga mengatakan bahwa Unsri siap dalam menghadapi ISO 9001:2008.(tty)

Dikutip dari sumber : iatekunsri.com
Baca Selanjutnya »»  

Kamis, 02 Februari 2012

Gangguan Satelit Hambat Pembayaran SPP

            GS. Pembayaran SPP semester genap Universitas Sriwijaya telah memasuki hari ke-8. Berdasarkan pantauan kru Gelora Sriwijaya di bank BNI Indralaya, antrean panjang mahasiswa sudah menjadi hal yang  lumrah terjadi di setiap semesternya. Hal ini disebabkan karena banyaknya mahasiswa yang membayar serentak dan tenaga kerja keuangan BNI yang bertugas sedikit.
            Pada Rabu (2/2/12) ada suasana yang sedikit berbeda karena telah terjadi gangguan satelit pada pukul 11.05 – 13.49 WIB sehingga dalam pembayaran terhambat dan membuat antrian semakin panjang. Belum diketahui sebabnya, namun hal tersebut dapat diatasi. Untuk mengantisipasi antrian panjang, para mahasiswa yang memiiki ATM dapat melakukan pembayaran SPP dengan cara mentransfer langsung ke rekening BNI dan memberikan tanda bukti pembayaran di dekanat fakultas masing-masing.(arif)
Baca Selanjutnya »»  

Seminar dan Bedah Buku “Belajar Merawat Indonesia”

            GS. Selasa (31/01/12) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sriwijaya bekerja sama dengan Dompet Dhuafa menyelenggarakan  acara seminar dan bedah buku tentang “Belajar Merawat Indonesia‘‘ sekaligus pembahasan dan pengenalan tentang beasiswa aktifis kampus.
            Acara yang berlangsung pada sabtu (28/1) di aula Pasca Sarjana Unsri ini dihadiri mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi di Palembang. Acara dilaksanakan dengan tujuan agar mahasiswa aktifis dapat produktif dalam mendapatkan beasiswa supaya mahasiswa dapat berkreasi dengan lancar. Dalam acara ini mengundang tiga pemateri Bapak Yudha Mahyudin dari karang taruna, Bapak Asep Safaat dari Dompet Dhuafa serta pendiri Sekolah Guru Indonesia, dan Bapak Arwani Deni Aktifis sekaligus DPRD Sumatera Selatan.
            Materi yang disampaikan dari ketiga pemateri berisikan tentang pemuda yang berperan sebagai aktivis yang membawa revolusi untuk negara Indonesia yang sekarang ini banyak kekacauan dan butuh perubahan dalam menuju negara Indonesia yang madani. Selain itu menjelaskan bahwa peran aktivis mahasiswa sebagai elemen penting masyarakat.
Semoga mahasiswa bukan hanya berprestasi dibidang akademik saja tetapi dapat berperan dalam aktivis dan juga berperan sebagai agen perubahan yang berguna untuk masyarakat” ujar Daun Zen selaku Presiden Mahasiswa yang turut menghadiri acara tersebut.(arif)
Baca Selanjutnya »»  

Rabu, 01 Februari 2012

Telat Bayaran , Mahasiswa Terancam Drop Out

GS. Selasa (31/01/12). Salah seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya harus bersiap Drop Out. Mahasiswa fakultas teknik 2011 yang berinisial BM dapat masalah dengan pihak birokrat karena telat membayar dana IWM jurusan kepada pihak BNI.
            Kronologi permasalahannya adalah berawal dari Dana IWM yang dibayar oleh BM dengan cara cicilan karena dana yang jumlahnya cukup besar hingga mencapai dua belas juta. Mahasiswa teknik tersebut sudah membayar cicilan sebanyak tiga kali namun jumlahnya masih kurang sekitar dua juta rupiah. Akan tetapi pembayaran cicilan akhir untuk melunasi jumlah tersebut terlambat dari tanggal yang sudah ditetapkan sehingga BM di ultimatum apabila tidak membayar sisa pembayaran maka akan di Drop Out. Sebelumnya dana IWM mahasiswa tersebut ditalangi oleh  pihak BNI. Saat BM ingin melakukan pembayaran cicilan akhir kepada pihak BNI, mereka tidak dapat menerima pembayaran BM karena sudah ditalangi oleh pihak birokrat.
            BM pun mendatangi pihak BAAK Unsri tetapi hasilnya sama saja bahwa dana tidak bisa dibayarkan lagi karena sudah melebihi dari tanggal yang sudah dijanjikan dan mendapatkan sanksi Drop Out. Hal ini pun dikuatkan dengan surat somasi yang diberikan pihak birokrat kepada BM yang berisi sanksi pemberhentian. Kemudian BM mengadukan masalah dirinya kepada presiden mahasiswa. Setelah pengaduan dilakukan sampai saat ini masih diperjuangkan. Daun Zen selaku Presiden mahasiswa saat diwawancarai menuturkan “Dalam aturan kampus drop out tidak dapat dilakukan karena masalah dana IWM karena Drop Out dapat dilakukan bila tidak dapat membayar uang SPP dan kami akan memperjuangkan BM dan siap untuk turun ke jalan menuntut masalah tersebut tidak sesuai aturan kampus yang berlaku”.(arf)
Baca Selanjutnya »»