Senin, 16 April 2012

Part-Time Job UN, Mayoritas Mahasiswa Libur Perkuliahan

GS. Senin ( 16/04) ini merupakan hari pertama  Ujian Nasional (UN ) tingat SMA di seluruh Indnesia. Segala persiapan perangkat ujian dan panitia kegiatan Ujian Nasional sudah tertata rapih sesuai dengan yang direncanakan. Panitia kegiatan Ujian Nasional meliputi salah satunya yaitu pengawas ujian yang mayoritas terdiri dari dosen PTN dan PTS, mereka bertugas dalam mengawasi kegiatan pelaksanaan Ujian Nasional agar tidak terjadi kecurangan. Dosen yang mengambil bagian sebagai pengawas kegiatan UN sendiri tergantung hak sendiri mau mengambil andil atau tidak karena tidak bersifat mengikat.

Di Universitas Sriwijaya sendiri, para dosen banyak yang tidak melakukan kegiatan akademik pada hari ini dikarenakan mendapat  tugas mengawas di-SMU daerah-daerah seperti Muaraenim, Sekayu , dan lainnya. Akan tetapi tidak semua dosen mengambil bagian dalam kegiatan UN dikarenakan ketidaktertarikan serta alasan tertentu. Seperti  Bapak Djak Rahman salah satu dosen Ilmu Tanah Fakultas Pertanian, ia merupakan salah satu dosen yang tidak mengambil bagian pada UN kali ini.

 “Dosen yang ada jam kuliah mengajar seharusnya tidak boleh meninggalkan waktu perkuliahan hanya  untuk mengambil bagian dalam kegiatan UN (Ujian Nasional. red) karena sikap seperti itu menunjukkan sikap yang tidak profesional dalam profesi sebagai kinerja dosen.” tutur beliau.


Selain itu dampak yang ditimbulkan kegiatan UN banyak mahasiswa yang terbengkalai kuliahnya sehingga tugas mengajar dosen tersita waktunya untuk kegiatan ujian nasional sedangkan mahasiswa tidak ada kegiatan kuliah kecuali praktikum untuk ilmu eksak.
“ Banyak mahasiswa yang merasa senang karena tidak ada perkuliahan sehingga bayak meliburkan diri dari perkuliahan dan ada juga yang menyesalkan perkuliahan ditiadakan dikarenakan ujian tengah semester yang ditunda”  ujar Yudi Teknik Mesin 10.(arf)
Baca Selanjutnya »»  

Minggu, 15 April 2012

BEM FT Unsri Selenggarakan Seminar Nasional Energi



GS. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM FT) Unsri menyelenggarakan seminar nasional energi pada Sabtu (14/3). Kegiatan yang bertempat di aula Pascasarjana Unsri ini mengangkat tema “Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Peningkatan Teknologi menuju Indonesia Mandiri Energi”, dengan menghadirkan pembicara dari Kementrian Ristek RI yang diwakili oleh Dr. Agus Rusyana Hoetman (Staf Ahli Menteri Riset dan Teknologi RI), Kementrian ESDM RI yang diwakili oleh Ir. Daru Siswanto (Kepala Bidang Afiliasi dan Informasi LEMIGAS ESDM RI), dan Akademisi Universitas Sriwijaya yang disampaikan Pembantu Rektor III, Dr. Ir. H. Anis Saggaf, MSCE.

Acara ini berlangsung selama 3 Jam dan dibuka oleh PR III Universitas Sriwijaya, Dr. Ir. H. Anis Saggaf, MSCE. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada panitia dan peserta serta harapan kedepan atas terselenggaranya acara tersebut.
“semoga nanti dapat menambah wawasan dalam bidang teknologi dan riset serta peran mahasiswa dapat disosialisasikan.” tutur beliau.


Seminar nasional energy ini merupakan salah satu rangkaian acara dari Engineering Fair 2012 “Dari Mahasiswa Untuk Indonesia”. Selain itu, rangkaian acara lainnya yakni Seminar Nasional Enterpreneurship, Seminar dan Pelatihan Job Interview, Stan & Prototype Competition, Festival Band se-Sumsel, dan Kunjungan kerja ke Kemenristek RI.

Dalam sambutannya, Dwinanda Putra selaku ketua pelaksana acara ini berharap agar dengan diselenggrakannya acara tersebut, mahasiswa dapat berinovasi dan melalui teknologi bisa bersama-sama merubah negara Indonesia menjadi negara yang besar.

Selain seminar nasional energy, dalam acara tersebut diumumkan pemenang lomba esai yang telah diselenggarakan sebelumnya dan juga dibagikan berbagai doorprize kepada peserta seminar.
“acara ini berlangsung dengan sangat menarik dan sukses, tentunya dengan diselenggaraknnya acara ini dapat menambah wawasan kita di bidang energy dan kita dapat mengetahui perkembangan isu nasional tentang energy yang terjadi di Indonesia.” ujar Bobby Redian (FT), salah satu peserta seminar nasional energy.(dei)
Baca Selanjutnya »»  

Jumat, 13 April 2012

FKIP PGSD Selenggarakan Lokakarya Peningkatan Kualitas Praktikum Mata Kuliah IPA dan Matematika


GS. Dewasa ini banyak sekali permasalahan yang dihadapi oleh dunia pendidikan, salah satunya kualitas layanan praktikum. Dalam rangka memerangi masalah tersebut Universitas Sriwijaya Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan prodi PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar ) mengadakan lokakarya peningkatan kualitas layanan praktikum pada mata kuliah IPA dan Matematika.

Kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa (10/04) sampai dengan Rabu (11/04/12) di ruang kesenian FKIP PGSD Universitas Sriwijaya kampus Palembang ini dihadiri oleh dosen mata kuliah IPA dan Matematika, mahasiswa PGSD kampus Indralaya dan Palembang, juga guru-guru SD Mitra. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Pembantu Dekan I FKIP yaitu Prof. Mulyadi Eko Purnomo. Dalam kata sambutannya, beliau menyampaikan bahwa dengan diadakannya acara ini diharapkan dapat meningkatkan citra akademik FKIP dan prodi PGSD demi kepentingan mahasiswa.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dra.Sukayati M,Pd selaku pembicara yang didatangkan khusus dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika ( PPPPTK ) Yogyakarta. Beliau memberikan materi seputar penggunaan alat atau media dalam pembelajaran matematika, memperkenalkan alat-alat tersebut  yang dibuat sendiri oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika ( PPPPTK ) Yogyakarta. Peserta lokakarya terlihat antusias mengikuti acara ini hingga selesai pukul 15.00.

Pada hari kedua, acara ini membahas tentang memahami ketrampilan proses SAINS untuk meningkatkan layanan praktikum pada mata kuliah rumpun IPA. Dengan menghadirkan pembicara yang berprofesi sebagai dosen progam study pendidikan biologi FKIP Universitas Sriwijaya yaitu Dra.Siti Huzaifah M,Pd. Pada kesempatan tersebut beliau memberikan materi seputar pembelajaran SAINS. Tujuannya agar para tenaga pendidik di bangku sekolah dasar seyogyanya lebih menekankan pada proses, siswa aktif selama pembelajaran untuk membangun pengetahuannya melalui serangkaian kegiatan agar pembelajaran menjadi bermakna bagi siswa. Selain penyampaian materi dari beliau, peserta lokakarya mengikuti serangkaian kegiatan lainnya seperti Workshop Praktikum IPA. (tdy)
Baca Selanjutnya »»