Kamis, 15 September 2011

Tuntut Janji Dekan

Selasa ( 13 / 09 / 2011 ) aksi mahasiswa fkip kembali turun di depan dekanat fkip unsri.Aksi masa turun dengan semangat menuntut janji yang dituturkan Bapak Dekan FKIP Bapak Prof Tatang Suheri berupa penurunan Pembantu Dekan III Ibu Tri Murti yang sesuai dengan perjanjian. Akan tetapi perjanjian tersebut tidak terpenuhi oleh Bapak Dekan sendiri sehingga mahasiswa geram dan tuntut akan janjinya. Aksi mahasiswa menuntut agar Dekan Fkip turun dari jabatannya yang sesuai dengan janjinya di depan Ibu rektor Badia Parizade karena tidak bisa menuntaskan masalah FKIP yang terjadi saat bulan Ramadhan lalu. Mahasiswa FKIP pun menganggap Bapak Prof. Tatang Suheri tidak dapat menepati karena tidak hadir untuk menaggapi aksi masa mahasiswa. Namun saat aksi berlangsung, mahasiswa FKIP banyak yang menonton saja sehingga kesolidaritas dari mahasiswa FKIP  dipertanyakan.


Banyak kekecewaan yang di dapat saat perlakuan aksi ini sehingga mahasiswa melakukan simbolis penyegelan , peti mati , dan juga tepuk sepatu.Semua simbolis  menjadi simbol kekecewaan mahasiswa karena kurang adilnya dan matinya hukum yang berlaku di FKIP , serta ketidaksanggupan dan tanggung jawab akan masalah ini. Masalah ini akan di bawa ke jalur hukum dan diproses secara prosedur yang berlaku. Sang korban saat di wawancarai akan melakukan pengaduan ke Jakarta KOMNASHAM untuk menyelesaikan masalah ini dengan di dampingi orang tua dan beberapa anggota Badan Eksekutif Mahasiswa FKIP.

Firman selaku gubma saat mediasi menuturkan “Pihak Dekan dan Pembantu Dekan III melakukan beberapa kefitnahan terhadap mahasiswa berupa tidak ada perlakuan kekerasan penamparan mahasiswa tetapi hanya membelai pipinya saja tetapi pada kenyataanya tidak benar , Masalah penamparan mahasiswa sang korban di hasut dengan Badan Eksekutif Mahasiswa agar dibesar-besarkan dan hal ini menjadi penghinaan bagi seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas”.(arif)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih atas komentar anda